Rabu, 27 Agustus 2014

Funny Fanny

Bukannya aku tak ingin mengucap,
Tapi waktu itu tak ada apapun yang dapat ku berikan,
Walau kini hanya sebuah tulisan,
"Selamat Ulangtahun" dari hati ku haturkan

Hai pembuat tawa,
Saya tak tahu kabarmu kini, sedang jatuh cinta kah?
Dengan siapa? Apakah pria itu baik?

Hai pembawa bahagia,
Saya tak tahu bagaimana perasaanmu kini,
Bahagia? Sedih? Atau datar?

Hai penghapus gundah,
Saya tak tahu apa yang sangat kamu inginkan dalam hidupmu kini
Katakanlah, akan ku ucapkan "amin" di akhir kalimatmu

Semoga keberkahan selalu menyertaimu
Selamat datang di usia kembar kedua



Keke

Putry Kosasi

Namanya Putry Kosasih. Saya kenal karena kita satu kelas, dulu. Tapi mulai dekat ketika kami menjadi partner tour, dulu. Dan tak lagi bertatap muka, kini.

Bisakah memutar waktu? Balik ke belakang atau maju ke depan?
Apa yang ingin kamu lihat? Masa depan atau masa lampau?
Adakah yang ingin kau perbaiki? Di masa lampau atau bahkan di masa depan?

Hallo Cantik, apa kabar?

Saya ingin membaca kalimat selain "aku baik" walaupun itu melegakan
Tapi "aku sedih" jauh menyakitkan karena gundah di hati kini terjawab

Do'a ku haturkan,
Saya tak berharap kamu selalu baik-baik saja, mustahil
Saya berharap hidupmu jauh lebih berwarna, dan kamu bisa dengan dewasa menyikapinya

Ceritakan saya ketika kamu sudah menjadi apa yang kamu inginkan,
Akan saya coretkan ke lembar putih menjadi sebuah tulisan tentang seorang teman paling cantik yang saya punya



Selamat menjelajah impian, Putry Cantik


Keke :)

Sabtu, 16 Agustus 2014

Kami

Detik pertama, kami saling pandang
Detik kedua,  kami terdiam
Detik ketiga, kami membuang muka

Lalu kami berbicang,
Tapi tak saling berbicara

Kami tersenyum,
Tapi tak melengkungkan bibir

Kami berpeluk,
Tapi tak bersentuh

Tetapi kami berpandang,
Walau tak saling melihat

Dan kami mengumpat,
Tapi tak tersembunyi

Kamis, 14 Agustus 2014

Sahabat, saudara, partner

Sudah lama tak bercakap. Karena waktu yang tak menginjinkan, atau karena aku malah yang tak menginginkan?

Dini hari, sepi. Tidak ada suara jangkrik ataupun tokek yang biasanya terdengar. Cuma aungan anjing dari jauh. Kemarin, hari spesial untuk ketiga temanku. Mereka semakin dekat dengan mimpi. Kemarin, hari yang membuat jantung ketiga temanku berdegub kencang. Mereka sedang mempertaruhkan mimpi. Kemarin, ketiga temanku tersenyum lebar. Mereka akan meraih mimpi.

Kemarin, aku tidak ada. Tapi do'a selalu disekitar ketiga temanku. Kemarin, aku tidak ada. Tapi jantung sama berdebarnya seperti ketiga temanku. Kemarin, aku tidak ada. Mungkin untuk membiasakan diri tanpa kalian. Tanpa ada ketiga temanku yang menjadi alasanku untuk tetap pergi ke tempat itu.

Apalah arti raga jika kamu tahu do'a selalu terhaturkan?

Teruntuk sahabat, saudara, partner
Aku tak perlu ragamu, aku tahu kau selalu disisi
Aku tak perlu ragamu, aku tahu do'a terucap dari bibir
Aku tak perlu ragamu, karena rindu tak terlalu menyakiti

Selamat sarjana baru :)


Keke