Minggu, 22 Februari 2015

lapar, setan!

Terkadang ngobrol dengan setan jauh lebih asik dibanding dengan manusia.

Kata mereka aku aneh, tapi kataku mereka yang aneh
Apa bedanya mereka dengan setan? Sama-sama tai kan?
Penuh amarah, bedebah, dan manner yang rendah. Sama seperti setan.

Oh ada bedanya, jika berbincang dengan setan aku tak perlu bersuara, lebih enak kan?

Kata mereka aku gila, kata aku masa bodo!
Tukang ikut campur, sialan!

Ah, aku lapar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar