Hari ini bisa dibilang spesial untuk teman saya. Bukan, dia tidak ulangtahun, merayakan aniv, apalagi nikah. Dia hanya akan atau bahkan sudah mengucapkan dua kalimat yang bahkan saya tak mengucapkannya dulu. Walau saya yang lebih dulu.
Sampai sekarang saya tak mengerti. Kenapa dia mau masuk? Kenapa dia tertarik? Kenapa dia mampu memutuskan satu hal yang bahkan orang-orang akan bertanya "boleh sama orangtua emang?"? Lalu kenapa dia berani? Dan kenapa saya tidak?
Entah, cuma dia dan Dia yang tahu jawabnya. Tapi yang saya harap, semoga ini selamanya. Semoga tidak ada kegelisahan, kegalauan, kebimbangan lagi. Karena ini bukan satu hal yang boleh dibuat sebuah permainan. Semoga dia mulai sadar, terlalu banyak komunitas di dalam sebuah komunitas. Tinggal memilih mana yang benar dan tidak menjadi salah satu dari sekian banyak orang di sana yang merasa selalu benar.
Kini dia telah menjadi yang baru. Selamat atas keberanian itu dan selamat datang :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar